JATIM PUSARAN ONLINE- Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat kepulauan melalui Layanan Kesehatan Bergerak Tahap III di Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Sabtu (29/8/2026).
Sebanyak 74 peserta lintas instansi diterjunkan, terdiri dari tenaga medis dan perwakilan RSMM Jatim, RSUD dr Soetomo, RSUD M. Noer Pamekasan, Dinas Kesehatan Jatim, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (FKG Unair), Kesdam V/Brawijaya, Bappeda Jatim, Dinas Komunikasi dan Informatika Jatim, BMKG, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep.
Tim memberikan beragam pelayanan kesehatan, mulai dari screening, pemeriksaan, tindakan medis hingga penyuluhan kesehatan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung dari 29 Agustus sampai 1 September 2026.
Pelayanan dilaksanakan secara tersebar di tiga kecamatan di Pulau Kangean, yakni Kecamatan Arjasa, Kecamatan Kangayan, dan Kecamatan Sapeken. Selain itu, pelayanan juga dipusatkan di RSUD Abuya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1.138 pasien direncanakan mendapatkan pelayanan. Para pasien menjalani proses screening dan pemeriksaan untuk selanjutnya mendapatkan tindakan medis sesuai keluhan dan kebutuhan masing-masing.
Keberangkatan tim Layanan Kesehatan Bergerak Tahap III dilepas langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. dr. Erwin Astha Triyono, Sp.PD-KPTI., FINASIM., MARS, pada Sabtu dini hari.
Erwin mengatakan, layanan kesehatan bergerak merupakan salah satu upaya Pemprov Jatim untuk memastikan masyarakat di wilayah kepulauan tetap memperoleh akses pelayanan kesehatan.
“Kami hadir untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah kepulauan. Harapannya, masyarakat Kangean dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas sesuai kebutuhan,” ujar Erwin.
Menurutnya, kolaborasi lintas instansi menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan akses terhadap fasilitas kesehatan tertentu.
Sementara itu, Direktur RSUD Abuya Hidayatur Rahman, M.Kes., menyampaikan bahwa kehadiran Layanan Kesehatan Bergerak sangat dinantikan masyarakat Kangean.
Menurutnya, masyarakat memiliki antusiasme tinggi untuk memanfaatkan layanan yang menghadirkan tenaga medis dari berbagai bidang tersebut.
“Layanan kesehatan bergerak ini sangat dinantikan masyarakat Kangean. Kehadiran tim medis dari berbagai bidang menjadi kesempatan bagi warga untuk mendapatkan pelayanan, terutama untuk poli yang belum tersedia di RSUD Abuya maupun puskesmas di Pulau Kangean, seperti poli mata dan THT,” kata Hidayatur.
Kehadiran dokter dan tenaga medis dari berbagai fasilitas kesehatan, lanjutnya, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pemeriksaan yang selama ini membutuhkan akses ke fasilitas kesehatan dengan layanan atau dokter spesialis tertentu.
Pelayanan kesehatan bergerak juga dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat karena layanan diberikan secara langsung di wilayah tempat mereka tinggal. Hal ini membantu mengurangi kendala jarak dan biaya yang harus dikeluarkan masyarakat untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan.
Selain pelayanan medis, tim juga memberikan penyuluhan kesehatan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, mengenali gejala penyakit sejak dini, serta memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia.
Pelaksanaan Layanan Kesehatan Bergerak Tahap III di Pulau Kangean menjadi bagian dari komitmen Pemprov Jatim dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan secara merata.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, rumah sakit, fasilitas kesehatan, perguruan tinggi, TNI, dan instansi terkait lainnya, pelayanan kesehatan diharapkan semakin mudah dijangkau masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah kepulauan Sumenep.***










