JATIM.PUSARAN.ONLINE – Untuk memberikan ruang aman bagi remaja untuk berkonsultasi, berbagi cerita, dan mendapatkan edukasi kesehatan, Puskesmas Ponorogo Selatan (Ponsel) yang berada di Jalan Pacar berikan layanan khusus untuk remaja dengan nama Kalcer (Konseling, Aksi, Literasi, Curhat, dan Edukasi Remaja).
Dalam siaran terteulisnya Pemkab Ponorogo, Jum’at (17/7/2026), Kepala Puskesmas Ponsel Ani Damayanti ingin mengubah image bahwa puskesmas identik dengan tempat pasien berobat, tetapi juga ramah bagi kalangan remaja yang butuh sahabat, belajar, serta mendapatkan pendampingan kesehatan.
Puskesmas Ponsel ikut menyusun model pelayanan yang lebih sesuai dengan karakter anak muda. Pelayanan berlangsung lebih terbuka, menjaga kerahasiaan, akses lebih mudah, serta melibatkan sekolah, orang tua, dan berbagai pemangku kepentingan. “Remaja memiliki karakter yang berbeda dengan generasi sebelumnya sehingga pendekatan pelayanan juga harus menyesuaikan,” terangya.
Ani menjelaskan, Puskesmas Kalcer mengintegrasikan seluruh pelayanan kesehatan remaja. Pelayanan juga dapat menjangkau langsung di sekolah, pondok pesantren, posyandu remaja, hingga berbagai kegiatan masyarakat. “Pendekatannya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang saling terintegrasi,” rincinya.
Bersamaan itu, puskesmas Klacer mendorong keterlibatan aktif remaja dalam kegiatan promotif dan preventif melalui posyandu remaja, Saka Bhakti Husada, poskestren, Aksi bergizi, skrining kesehatan, serta edukasi melalui media sosial. Juga, berkolaborasi dengan sekolah, pemerintah desa/kelurahan, kader kesehatan, hingga orang tua guna menjamin keberhasilan program.
Sejak diterapkan dua tahun lalu, yakni 2024, Ani mengungkapkan program Puskesmas Kalcer menunjukkan hasil positif. Kunjungan remaja ke puskesmas meningkat, jangkauan skrining kesehatan di sekolah semakin luas, dan deteksi dini berbagai faktor risiko kesehatan lebih cepat. Sinergi puskesmas dengan berbagai pemangku kepentingan terus menguat dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan remaja di Ponorogo,” ujar Ani.











